Cara menanam anggur di pot, berbuah lebat

cara menanam anggur

 

Cara menanam anggur di dalam pot supaya dapat cepat berbuah, berbuah banyak dan lebat, memang  diperlukan beberapa tahap persiapan baik dengan menggunakan cara menanam anggur dengan stek batang maupun dengan cara menyemai bibit anggur. Buah anggur yang sering kita jumpai di pasar maupun di supermarket adalah buah anggur  hijau,  anggur hitam maupun anggur merah. Buah anggur mempunyai rasa manis tetapi ada juga yang mempunyai rasa manis agak asam. Kandungan kalori dari anggur hijau lebih banyak dibandingkan dengan anggur hitam dan anggur merah, namun manfaat anggur merah bagi kesehatan dan kecantikan lebih baik dibandingkan dengan anggur hijau maupun anggur hitam.

Baca juga : Cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah

Manfaat anggur merah bagi kesehatan, antara lain :

  • Mencegah kanker karena anggur merah banyak mengandung resveratrol yaitu antioksidan yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker
  • Mencegah penuaan dini
  • Menjaga kesehatan otak
  • Meredakan gejala alergi dan peradangan
  • Menyeimbangkan kadar kolesterol

Dengan banyaknya manfaat dari buah anggur untuk kesehatan tubuh kita, maka tanaman anggur ini dapat dibudidayakan di kebun atau halaman rumah kita dengan cara menanam tanaman anggur di pot, supaya dari hasil panen tanaman anggur di pot ini dapat kita konsumsi sendiri. Kita dapat memperoleh asupan vitamin C dari buah anggur yang kita tanam sendiri, karena kandungan vitamin c dari buah anggur sampai 10,8 mg di setiap 100 gramnya. Dan  untuk buah anggur merah banyak mengandung zat besi, kalium, serat dan antioksidan lain yang cukup banyak.

Cara menanam anggur dan persiapan bahan bahan yang diperlukan untuk menanam anggur :

Bahan bahan yang dapat dipersiapkan sebelum melakukan penanaman anggur di pot, antara lain adalah :

  • Bibit anggur dengan tinggi minimal 1 meter
  • Pot plastik dengan ukuran No.40 ke atas atau Planterbag ukuran > 45 liter
  • Tanah merah maupun tanah biasa
  • Pasir
  • Pupuk kandang kambing atau sapi
  • Pupuk kimia SP-36, NPK, dan Urea
  • Kapur dolomit
  • Insektisida Furadan
  • Tiang rambat bisa terbuat dari bambu, kayu, besi, paralon

Cara menanam anggur di pot dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

Melakukan stek batang Anggur

stek batang anggur

Apabila akan menanam tanaman anggur dengan cara melakukan stek batang anggur, maka diperlukan persiapan persiapan antara lain:

– Persiapkan batang stek dengan panjang sekitar 20 cm
Batang stek terdapat 2-3 ruas dan bisa diambil dari pohon induk yang sudah berumur diatas satu tahun.

– Bentuk batang bulat dan berukuran sekitar 1 cm
– Kulitnya berwarna cokelat muda dan cerah dan dibagian bawah kulit berwarna hijau, berair, dan bebas dari noda-noda hitam

– Pilihlah mata tunas yang sehat berukuran besar dan tampak padat, karena mata tunas yang tidak sehat akan berukura kecil dan ujungnya tampak memutih seperti kapuk.

Menyemai bibit stek tanaman anggur

stek bibit anggur

Apabila kita ingin menanam tanaman anggur dengan cara menyemai bibit stek anggur, maka tahap yang harus dipersiapkan adalah :

– Siapkan polybag sesuai dengan jumlah bibit stek anggur yang ada
– Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, trichokompos dan pasir, dengan perbandingan  2 : 1: 1
– Masukan media tanam ke dalam polybag yang sudah kita siapkan.

– Tancapkan stek batang anggur ke dalam masing masing polybag.
– Siram media tanam dengan campuran larutan Trichoderma, air dan hormon organik
– letakan polibag yang berisi bibit stek tanaman anggur ditempat teduh sampai bibit tanaman anggur tumbuh tunas dan akarnya. Lakukan penyiraman air secara rutin setiap sore.
– Apabila bibit stek tanaman anggur sudah mulai tumbuh 2 daun penuh, maka bibit stek anggur sudah siap untuk dipindahkan ke lubang tanam.

Cara menanam tanaman anggur dan 5 tahapan penanaman yang harus dilakukan :

  1. Tahap awal adalah dengan cara memasukkan media tanam kedalam pot, dengan media tanam yang sudah kita buat berupa campuran tanah, pasir dan pupuk Trichokompos dengan perbandingan 1:1:1 sampai pot terisi penuh. Setelah itu tanamkan bibit stek Anggur di bagian tengah pot, kemudian siramlah media tanam yang sudah diisi bibit stek anggur hingga seluruh media dalam pot basah atau lembab.
  2. Tahap kedua, kita perlu membuat para-para dari kawat besi dengan membuat kawat besi seperti jaring-jaring kotak melingkari disisi pot. Dalam membuat para para kawat besi ini bebas dan dapat disesuaikan dengan kreatifitas masing masing.
  3. Tahap ketiga, siram media tanam dengan larutan Trichoderma di sekeliling pot, supaya bibit stek aman dari jamur yang dapat menggangu pertumbuhan bibit stek anggur.
  4. Setelah tanaman anggur di dalam pot berumur kurang lebih 1 bulan, maka tambahkan pemberian pupuk urea atau NPK seimbang dengan takaran sebanyak 1 sendok makan yang dicampur air kurang lebih 1 liter. Kemudian siramkan di sekeliling tanaman anggur. Pemupukan ini dapat dilakukan setiap 15 hari sekali.
  5. Jika batang primer dan cabang-cabang sekunder, tingginya sudah melewati tinggi dari para-para, maka sebaiknya dilakukan pemangkasan dengan cara memotong atau menggunting tanaman anggur. Pemangkasan ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap tinggi dari batang primer dan cabang sekundernya melebihi tinggi para para.

Setelah beberapa tahapan dari cara menanam anggur selesai kita lakukan maka kita sekarang fokus dalam proses pembuahan tanaman anggur. Kapan tanaman anggur dapat dibuahkan untuk pertama kalinya? Biasanya tanaman anggur yang ditanam di pot sudah  mulai dapat dibuahkan pada saat tanaman anggur berumur 9 bulan, namun demikian buah anggur yang dihasilkan akan kurang bagus karena tanaman anggur masih terlalu muda dan belum kuat. Sebaiknya tanaman anggur mulai dibuahkan pada saat tanaman anggur sudah berumur lebih dari 1 tahun, supaya baik akar, cabang, ranting serta daun dari tanaman anggur sudah tumbuh dengan baik.

Cara menanam anggur dan pembuahan tanaman anggur :

Sebaiknya tanaman anggur yang ditanam di pot dapat dibuahkan sebanyak 2 kali dalam setahun saja, karena kalau dibuahkan lebih dari 2 kali dalam setahun maka akan membuat pertumbuhan tanaman anggur selanjutnya menjadi tidak sehat.

Supaya tanaman anggur dapat berbuah dengan baik maka tanaman anggur harus secara rutin dilakukan pemangkasan daun daun dan cabang sekunder sampai hanya tersisa batang pokok, cabang cabang primer yang pendek pendek saja. Sehingga tanaman anggur akan tampak tidak  berdaun, karena dari cabang sekunder ini akan tumbuh lagi tunas baru dan akan menjadi cabang tersier.

Setelah 2 minggu sejak tanaman anggur dilakukan pemangkasan, maka akan tumbuh ranting ranting baru dan mulai muncul daun serta bersulur. Biasanya sulur akan tumbuh didekat mata tangkai daun yang ketiga, keempat dan kelima, setelah itu kita pilih 1 sulur yang paling besar, paling sehat untuk kita pelihara supaya berbunga dan dapat menjadi buah anggur.

Cara menanam anggur dan pemangkasan untuk mengatur pertumbuhan tanaman anggur :

pemangkasan bentuk cabang sekunder

Tanaman anggur yang ditanam didalam pot akan terlihat bagus pertumbuhannya, apabila daun daun tanaman anggur tumbuh dengan baik maka ini juga menunjukkan bahwa akar tanaman anggur juga berkembang dengan baik. Yang harus kita lakukan pada tanaman anggur yang ditanam didalam pot, setelah tanaman berumur 6 bulan adalah kita mulai mengatur pertumbuhannya. Karena ini akan digunakan sebagai dasar untuk pembentukan tanaman anggur selanjutnya, dalam hal pembentukan batang pokok, cabang primer dan cabang sekunder. Nantinya, pembentukan batang pokok, cabang primer dan cabang sekunder akan kita gunakan untuk mengarahkan serta merambatkan tanaman anggur ditempat yang sudah kita persiapkan.

Akan tetapi jika setelah 6 bulan pertumbuhan tanaman anggur terlihat subur dan daunnya rimbun serta batangnya banyak tumbuh cabang dan kokoh, maka segeralah dilakukan pemangkasan pertama kali. Namun demikian, jika pertumbuhan tanaman anggur tidak baik maka sebaiknya jangan dilakukan pemangkasan terlebih dahulu tetapi kita rawat dahulu tanaman anggur tersebut supaya pertumbuhan tanaman anggur menjadi baik dan subur, baru setelah itu tanaman anggur dapat dilakukan pemangkasan. Hal ini dilakukan, untuk menghindari tanaman anggur menjadi shock dan akan berhenti pertumbuhannya.

Pemangkasan pertama kali pada tanaman anggur adalah pemangkasan bentuk. Mengapa disebut sebagai pemangkasan bentuk? Karena pemangkasan pertama kali pada tanaman anggur bertujuan untuk mengatur pertumbuhan tanaman anggur selanjutnya.

Pemangkasan kedua pada tanaman anggur adalah pemangkasan perawatan, karena tujuan dari pemangkasan kedua ini supaya tanaman anggur dapat cepat berbunga dan berbuah lebat. Selain itu bertujuan untuk mempertahankan bentuk tanaman anggur supaya sesuai dengan keinginan kita dan supaya sinar matahari dapat diterima tanaman anggur dengan baik dan akhirnya supaya dapat merangsang pertumbuhan tanaman anggur selanjutmya.

Cara menanam anggur dan pemeliharaan buah anggur :

buah anggur yang sudah matang

Apabila tanaman anggur yang ditanam didalam pot sudah mulai berbunga maka kita harus menjaganya dengan baik supaya tanaman anggur tersebut tidak terkena curahan hujan secara langsung, apalagi kalau hujannya lebat, karena dikuatirkan akan membuat bunga rusak dan bunga akan menjadi rontok. Sebaiknya letakkan pot ditempat yang tidak terkena hujan secara langsung, dan apabila hujan sudah reda baru tanaman anggur tersebut dapat dikembalikan ketempat semula.

Bagaimana cara membuat supaya bentuk buah anggur besar besar dalam 1 dompolan dengan ukuran buah anggur yang seragam besarnya. Caranya dengan menjarangkan buah anggur pada saat buah anggur masih kecil dan kira kira buah anggur masih berukuran sebesar biji kedelai, kira kira 1,5 bulan sejak tanaman anggur dipangkas dan dirompes. Kemudian lakukan penjarangan buah anggur dalam 1 dompolan sisakan 40 – 50 % saja dari jumlah buah anggur yang ada dalam 1 dompol tersebut.

Setelah buah anggur ukurannya sebesar biji jagung maka dapat dilakukan lagi penjarangan yang kedua dan penjarangan ini tujuannya hanya untuk melakukan pengecekan buah anggur, jika butiran buah anggur tumbuh tidak normal, berukuran kecil dan dalam kondisi busuk  maka buah anggur tersebut harus dibuang.

Kita harus menjaga buah anggur yang sudah mulai tua, terhadap gangguan hama seperti ayam, tikus, kelelawar supaya buah anggur tidak dimakan oleh hama tersebut. Cara mengatasi gangguan hama adalah dengan membungkus buah anggur menggunakan plastik maupun kertas yang diberi lubang untuk pertukaran udara. Pembungkusan buah anggur dapat dilakukan setelah buah anggur dalam 1 dompolnya sudah matang kira kira 10 % nya.

Biasanya buah anggur sudah masak pohon dan siap untuk dipetik ketika tanaman anggur berumur 105 s/d 110 hari sejak tanaman anggur dirompes, atau 90 hari sejak bunga tanaman anggur mulai mekar. Bagaimana ciri ciri buah anggur yang sudah matang? Biasanya buah anggur ditandai dengan lapisan lilin pada kulit buah anggur dan kulitnya ada seperti pupur putih, buah anggur berwarna kehitam hitaman atau merah kehitaman, dan buah anggur mengeluarkan aroma khasnya. Biasanya di dalam 1 pot tanaman anggur, kita bisa memetik kira kira 15 dompol dengan berat buah anggur kira kira 2,5 kg untuk pemetikan pertama kalinya.

Cara menanam anggur dan cara mencegah hama tanaman anggur :

Supaya kita dapat memetik buah anggur dengan hasil yang maksimal maka tanaman anggur yang ditanam didalam pot juga harus kita lindungi dari ancaman hama atau penyakit yang akan menyerangnya. Hama yang sering menyerang tanaman anggur diantaranya adalah belalang, ulat daun dan kumbang, sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman anggur adalah jamur putih (downymildew) dan jamur kuning (phakopshora vitis). Penyakit jamur ini disebabkan karena udara terlalu lembab.

Pencegahan jamur yang menyerang tanaman anggur dapat diatasi dengan melakukan penyemprotan Trichoderma dengan takaran 2 sendok makan dicampur dengan 1 liter air, sedangkan untuk mengatasi hama tanaman anggur dapat menggunakan ramuan pestisida nabati.

 Cara menanam anggur dan penyiraman yang benar

Tanaman anggur yang ditanam di pot maupun yang ditanam dikebun jangan disiram secara berlebihan, penyiraman dilakukan dilakukan untuk menjaga kondisi media tanam saja. Jika kondisi media tanam masih terasa lembab maka penyiraman sebaiknya tidak dilakukan. Biasanya untuk beberapa bulan pertama, penyiraman dapat dilakukan 2 kali seminggu, tetapi setelah tanaman anggur tumbuh subur dan daunnya sudah rimbun maka penyiraman dapat dilakukan 1 s/d 2 hari sekali.

Cara menanam anggur dan pemupukan yang disarankan

Dalam menanam anggur di pot maka pemupukan tanaman anggur dapat dilakukan pada saat tanaman anggur berumur 2 bulan, kemudian dilanjutkan lagi dengan memberikan pemupukan secara rutin setiap 1 bulan sekali.

Pemupukan yang dianjurkan pada tanaman anggur yang ditanam di pot adalah :

  • usia 2-3 bulan menggunakan : pupuk NPK 1 sendok teh dan Urea 1 sendok teh
  • usia 4-5 bulan menggunakan : pupuk NPK 1½ sendok teh dan Urea 1½ sendok teh
  • usia 6-7 bulan menggunakan : pupuk NPK 1 sendok makan
  • usia 8 bulan tanaman anggur siap dibuahkan : menggunakan pupuk buah

Cara pemupukannya : buatlah sebanyak 4 lubang mengelilingi pinggir pot, kemudian masukkan pupuk ke dalam lubang tadi, setelah itu tutup kembali lubang dengan tanah.

Selain tanaman anggur diberikan pemupukan dengan kedua pupuk di atas, maka berikan juga pemupukan dengan pupuk kandang sebanyak 2-3 gayung dan kapur dolomit 1 sendok makan setiap 3 bulan sekali. Pemupukan ini dapat diberikan pada saat tanaman anggur berumur 3 dan 6 bulan.

Demikianlan cara menanam anggur di pot yang dapat kita pelajari dan kita praktekan sendiri dirumah, semoga berhasil dan sukses.