Cara menanam bunga melati supaya cepat berbunga

cara menanam bunga melati

 

Bagaimana cara menanam bunga melati supaya cepat berbunga, hal ini merupakan cara terbaik yang harus dilakukan oleh mereka yang berminat untuk membudidayakan tanaman bunga melati untuk tujuan bisnis. Tanaman bunga melati biasanya digunakan sebagai tanaman hias, dimana bunganya yaitu bunga melati dapat digunakan sebagai campuran pembuatan teh, untuk kosmetik dan dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan minyak wangi. Semua manfaat bunga melati ini yang diambil adalah aromanya karena bunga melati mempunyai aroma yang harum.

Tanaman bunga melati merupakan salah satu tanaman hias yang berbatang tegak dan mempunyai lebih dari 200 macam jenisnya. Namun demikian hanya terdapat 9 jenis tanaman bunga melati yang dapat dibudidayakan dan untuk jenis tanaman bunga melati yang tumbuh bebas dihutan memang cukup banyak jenisnya, namun demikian  belum bisa diketahui apa manfaat dari tanaman bunga melati yang tumbuh bebas di hutan tersebut secara ekonomis maupun sosial. Sebelum kita mulai membahas tentang bagaimana cara menanam tanaman bunga melati dengan benar supaya tanaman bunga melati dapat cepat berbunga dan bisa panen bunga melati dengan melimpah, maka kita perlu mengetahui juga beberapa macam jenis varietas bunga melati.

Baca juga : Cara menanam bunga mawar supaya cepat berbunga

Jenis-Jenis Bunga Melati

Ada beberapa jenis varietas bunga melati yang dapat digunakan sebagai pilihan kita tentang jenis varietas melati yang mana, yang akan kita pilih untuk dibudidayakan. Berikut beberapa jenis varietas bunga melati yang dapat kita gunakan sebagai pilihan untuk kita budidyakan, yaitu :

  • Jasimun Elongatum

Jenis varietas bunga melati ini biasanya dapat tumbuh hingga 1-7 m tingginya. Bunga melati varietas ini mempunyai ciri-ciri, bunga berbentuk oval dan bunga ini tersusun berpasangan di setiap tangkainya. Ciri lain dari varietas ini adalah bunga melati mempunyai kelopak bunga sekitar 6-8.

  • Melati Primrose

Jenis varietas bunga melati ini mempunyai warna kuning yang cantik serta beraroma harum, tanaman bunga melati varietas ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 3 m.

  • Jasminum Multiflorum

Jenis varietas bunga melati ini sering disebut dengan melati berbulu lebat, dan di negara india jenis varietas ini sering digunakan pada acara acara penting, seperti acara pernikahan.

  • Jasminum Rex

Jenis varietsa bunga melati jenis ini biasanya tumbuh pada musim semi dan musim dingin. Jenis varietas ini mempunyai ciri ciri daun yang berbentuk lebar dan merupakan jenis varietas yang berasal dari negara Thailand.

Menanam bunga melati dalam pot

Apabila kita tidak mempunyai lahan yang luas maka kita dapat membudidayakan tanaman bunga melati dengan menggunakan pot. Dengan cara menanam tanaman bunga melati dalam pot, tentu saja untuk membudidayakan tanaman bunga melati ini tidak dapat dalam skala besar dan hanya bisa dengan skala kecil saja. Menanam bunga melati dalam pot dapat mempermudah kita, karena kita dapat melakukannya sendiri di rumah dan dari segi biaya yang akan kita keluarkan akan lebih hemat. Berikut langkah-langkahnya :

1. Pemilihan bibit dengan stek batang

Apabila kita akan menanam bunga melati dengan stek batang maka pilihlah indukan tanaman bunga melati yang sehat dan tidak terserang oleh hama maupun penyakit. Kemudian pilihlah batang yang mempunyai ukuran sedang, setelah itu potong batang tersebut dengan ukuran kira kira 10-15 cm.

2. Persiapan media semai

Setelah kita mendapatkan bibit tanaman melati yang berkualitas bagus maka langkah selanjutnya adalah kita siapkan media semai dengan menggunakan tempat berupa polybag atau pot yang mempunyai ukuran kecil. Isi polybag dengan media semai berupa campuran dari tanah, pupuk dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Setelah itu tanam bibit stek bunga melati kedalam polybag tadi dengan kedalaman sekitar 5-7 cm, kemudian padatkan tanah supaya tidak mudah roboh, dan tunggu sampai bibit stek mulai tumbuh tunas.

3. Pemindahan bibit bunga melati

Apabila bibit stek sudah mulai tumbuh tunas maka bibit stek dapat kita pindahkan ke media utama yaitu kita dapat memindahkan bibit bunga melati tersebut ke dalam media pot utama. Pilihlah pot yang mempunyai ukuran sedang, kemudian pot kita isi dengan media tanam berupa campuran dari tanah, pupuk organik dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Campuran media tanam dan perbandingan media tanam yang kita buat, persis sama seperti dalam pembuatan media semai. Setelah itu  percikan air pada media tanam supaya kelembaban tanah tetap terjaga dan tidak kering.

4. Perawatan tanaman bunga melati

Supaya tanaman bunga melati dapat tumbuh dengan subur dan berbunga lebih banyak maka kita harus melakukan perawatan yang baik pada saat menanam bunga melati. Dengan perawatan yang baik maka akan dapat merangsang pertumbuhan tunas dan bunga melati lebih banyak. Penyiraman terhadap tanaman melati dapat kita lakukan setiap hari yaitu setiap pagi dan sore hari secara rutin. Selain penyiraman secara rutin kita lakukan maka pemberian pupuk susulan juga perlu dilakukan setiap 1 bulan sekali, karena ini berguna untuk merangsang pertumbuhan tunas dan bunga menjadi lebih cepat. Berikut perawatan yang dapat kita lakukan :

  • Pemangkasan

Perawatan yang lain yang perlu kita lakukan terhadap tanaman bunga melati adalah pemangkasan, karena pemangkasan bermanfaat untuk memperbanyak tunas serta bunga melati. Pemangkasan dapat kita lakukan terhadap tunas yang kurang produktif dalam pembungaan dan juga terhadap tanaman bunga melati yang terserang penyakit supaya tidak menular ketanaman bunga melati yang lainnya.

  • Penjarangan dan Penyulaman

Penyulaman dapat kita lakukan dengan melakukan penggantian tanaman yang telah mati atau tanaman yang cacat dengan bibit baru. Proses penyulaman sebaiknya kita lakukan tidak lebih dari satu bulan setelah tanaman bunga melati kita tanam atau dapat kita lakukan sedini mungkin supaya kita tidak kesulitan untuk melakukan proses perawatan yang lainnya. Sebaiknya proses penyulaman kita lakukan pada saat pagi dan sore hari atau pada saat sinar matahari tidak terlalu terik dan suhu udara pada saat itu tidak terlalu panas.

  • Penyiangan

Setelah tanaman bunga melati berusia satu bulan setelah penanaman, maka sebaiknya kita mulai melakukan pememeriksaan terhadap kondisi media tanam yang berada di sekitar tanaman bunga melati. Jika kita menemukan gulma yang tumbuh disekitar tanaman bunga melati, maka kita dapat segera melakukan penyiangan yaitu dengan cara mencabut gulma tersebut, karena gulma yang tumbuh disekitar tanaman bunga melati akan mengacaukan nutrisi dari tanaman yang sedang kita budidayakan.

  • Pemupukan

Pemupukan terhadap tanaman bunga melati dapat kita lakukan 3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk urea dan dengan perkiraan takaran sekitar 300 – 700 kg/tahun. Pupuk yang akan kita gunakan sebaiknya kita tebarkan disekitar parit yaitu di antara tajuk tanaman dengan kedalaman antara 10 – 15 cm. Kemudian tutup kembali lubang tersebut dengan menggunakan tanah. Cara lain dapat juga kita lakukan dalam pemupukan adalah dengan cara memasukkan pupuk ke dalam lubang yang berada di sekitar tajuk dari tanaman bunga melati. Proses pemupukan ini kita lakukan pada saat bersamaan dengan proses pemangkasan tanaman bunga melati.

  • Pengairan

Apabila kita menanam bunga melati maka yang perlu kita perhatikan adalah pada awal dimulainya penanaman tanaman melati. Dimana sebaiknya ketersediaan air sangat diperlukan dalam waktu satu bulan pertama. Pengairan sebaiknya dilakukan 1 – 2 kali setiap harinya dan dilakukan pada saat pagi dan sore hari, dan penyiramannya dilakukan dengan cara menyiramkan air bersih pada tanaman bunga melati hingga akarnya terlihat cukup basah.

5. Pemanenan bunga melati

Tanaman bunga melati akan mulai memasuki masa pembungaan ketika memasuki usia 7-12 bulan setelah penanaman. Kita dapat melakukan pemanenan bunga melati setiap hari hingga tanaman tersebut mencapai umur 5 – 10 tahun. Tanaman bunga melati mengalami masa pembungaan selama sekitar 3 bulan dan pemanenan bunga melati dapat dilakukan selama 1-2 minggu pertama. Kemudian hasil panen bunga melati selanjutnya akan semakin sedikit, namun demikian setelah 2 bulan bunga melati akan dapat dipanen kembali dalam jumlah banyak lagi. Pemanenan bunga melati sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari atau sore hari, karena pada saat itu matahari sudah tidak terlalu terik sehingga suhu udara tidak terlalu panas.

Tips menanam bunga melati

Setelah kita mengetahui cara menanam bunga melati dengan benar maka diperlukan juga tambahan informasi bagi kita tips yang berguna jika kita akan membudidayakan tanaman bunga melati, berikut tips didaerah mana kita dapat menanam bunga melati supaya tanaman bunga melati dapat tumbuh dengan baik :

  • Mempunyai curah hujan 112-119 mm/bulan.
  • Mempunyai suhu 28-36º C pada saat siang hari dan suhu 24-30º C pada saat malam hari.
  • Mempunyai kelembaban udara kurang lebih 50-80 %.
  • Mempunyai pencahayaan sinar matahari yang cukup setiap harinya.
  • Media tanam mempunyai tingkat keasaman atau kandungan PH tanah sekitar 5-7.
  • Tanaman bunga melati dapat tumbuh dengan maksimal pada daerah yang mempunyai  ketinggian sekitar 10-1600 MDPL.

Demikianlah bahasan kita tentang bagaimana cara menanam bunga melati dengan benar dan beberapa tips dimana kita dapat menanam bunga melati supaya tanaman bunga melati dapat tumbuh dengan baik, cepat berbunga dan dapat menghasilkan panen yang optimal. Semoga bermanfaat.