Cara menanam cabe keriting supaya panen bagus

cara menanam cabe merah keriting

Pada kesempatan ini kami akan membahas tentang cara menanam cabe keriting supaya panen bagus, dari mulai persiapan bibit cabe keriting, perawatannya sampai dengan kita dapat menikmati hasil panennya. Cabe merah merupakan salah satu jenis  sayuran yang banyak disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, karena masakan tanpa menggunakan cabe akan menjadi kurang nikmat. Cabe merah atau disebut juga dengan chili, merupakan tumbuhan yang termasuk dalam anggota genus Capsicum, dimana buah cabe digolongkan sebagai salah satu jenis sayuran (sumber dari Wikipedia).

Cabe merah biasanya digunakan sebagai bumbu penguat rasa masakan, dan rasa pedas cabe merah menjadi sangat terkenal di Asia Tenggara. Di Indonesia masakan Padang selalu menggunakan bahan cabe sebagai bahan utamanya, karena tanpa menggunakan cabe sebagai bumbu utama untuk mendapatkan penguat rasa masakan Padang berupa rasa pedasnya maka masakan Padang akan menjadi kehilangan seninya dan cita rasanya menjadi kurang lezat.

Dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang menyukai rasa pedas yang diperoleh dari bumbu sayur berupa cabe merah ini, maka banyak petani yang memanfaatkan untuk menanam cabe merah sebagai peluang bisnisnya dan sebagai sumber penghasilan. Oleh sebab itu, bagaimana cara menanam cabe merah keriting dengan baik dan benar sangat diperlukan supaya cabe merah keriting yang kita tanam dapat berbuah banyak dan menghasilkan panen bagus.

Cara menanam cabe merah keriting ini tidak jauh berbeda dengan cara menanam cabe rawit, dimana diperlukan tahap tahap yang harus kita lakukan, dimulai dari persiapan bibit, proses pembibitan, penyediaan lahan, perawatan sampai dengan proses pemanenan cabe merah. Di Indonesia. banyak jenis cabe yang sering kita jumpai di pasar diantaranya adalah cabe rawit, cabe merah besar, cabe merah keriting. Cabe merah keriting merupakan salah satu jenis cabe yang banyak dicari karena warna, bentuk dan tingkat rasa pedas dari cabe merah keriting tersebut lebih pedas jika dibandingkan dengan cabe merah besar.

Ciri ciri cabe merah keriting 

Ciri ciri dari cabe merah kriting adalah mempunyai ukuran sedang dan ukurannya hampir sama dengan cabe merah besar, namun cabe keriting mempunyai bentuk tidak beraturan dan keriting di bagian ujungnya, sehingga dikenal dengan nama cabe keriting.

Cabe keriting pada awalnya berasal dari benua Amerika yang mempunyai iklim subtropis dan tropis dan mempunyai nama latin Capsium Annuum. Cabe keriting termasuk kedalam jenis sayur dari golongan Solanaceae dan rasanya sangat pedas jika dibandingkan dengan cabe merah besar.

Tahapan cara menanam cabe merah keriting

1. Persiapan menanam cabe merah keriting

Untuk memulai menanam cabe merah keriting maka persiapan persiapan apa sajakah yang harus kita lakukan supaya persiapan yang kita lakukan dapat berjalan dengan baik dan benar. Dan akhirnya berdampak pada panen yang dihasilkan bisa menjadi lebih optimal. Berikut persiapan untuk menanam cabe merah keriting :

  • Pilihlah daerah dengan ketinggian 2000 mdpl dan mempunyai kelembaban udara antara 16-23º
  • Kondisi tanah mempunyai tekstur yang gembur dan dengan ph tanah antara 5,5-7,8
  • Kondisi tanah tidak mudah lembab tetapi juga tidak mudah kering.

2. Pembibitan cabe merah keriting

Langkah selanjutnya dalam cara menanam cabe merah keriting, yang tidak kalah pentingnya adalah pemilihan bibit unggul cabe merah keriting. Dengan melakukan pemilihan bibit unggul cabe merah keriting yang tepat maka diharapkan akan mendapatkan hasil panen yang bagus. Berikut cara mendapatkan bibit cabe merah keriting adalah :

  1. Membeli di toko pertanian
  2. Melakukan pembibitan sendiri

Jika kita mendapatkan bibit cabe merah keriting dengan cara melakukan pembibitan sendiri maka kita dapat melakukan persemaian. Berikut beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk persemaiannya :

  • Pilihlah cabe merah keriting yang sudah tua dan sudah mengering, kemudian belah cabe merah keriting tersebut untuk kita ambil bijinya yang akan kita gunakan senagai bibit cabe merah keriting.
  • Rendam biji yang sudah kering kedalam air hangat sampai air hangat berubah menjadi dingin dan ambilah tempat untuk merendam biji tersebut dengan menggunakan mangkuk.
  • Media semai dapat kita buat sendiri dengan meggunakan campuran arang sekam, tanah, kompos dan pupuk dengan perbandingan 1:2:1.
  • Tutup media semai dengan menggunakan plastik agar supaya media semai tidak terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung.
  • Siramlah media semai secara rutin, dan biji cabe merah keriting akan mulai tumbuh tunas setelah berselang 3 hari. Setelah bibit cabe merah keriting tumbuh kira kira 3-4 helai daun, maka bibit cabe merah keriting mulai siap tanam.

3. Media Tanam Cabe Merah Keriting

Kita dapat menggunakan media tanam berupa tanah lahan dan untuk menanam cabe merah keriting di lahan maka ada beberapa tahap tahap yang harus kita lakukan, sebelum melakukan proses menanam cabe merah keriting di tanah lahan, yaitu :

  1. Melakukan penggemburan tanah, pembersihan lahan, pemupukan dan pengapuran supaya kondisi tanah yang baik dan subur
  2. Membuat bedengan dan memberikan mulsa plastik serta membuat kayu pancangan.
  3. Buatlah lubang pada bedengan dengan kedalaman kira kira 5-10 cm.
  4. Masukan bibit cabe kedalam lubang tersebut, kemudian tutup kembali lubang dengan tanah dan padatkan tanahnya.

4. Perawatan cabe merah keriting

Dalam setiap proses menanam tanaman apapun termasuk juga dalam menanam cabe merah keriting maka proses perawatan terhadap tanaman cabe merah keriting, tentu saja sangat penting dan harus dilakukan. Proses perawatan merupakan proses terakhir dari tahap cara menanam cabe merah keriting, namun demikian proses ini dapat menentukan hasil panen nantinya. Jika kita melakukan perawatan yang baik dan tepat terhadap tanaman cabe merah keriting maka kita akan memperoleh hasil panen cabe keriting yang berlimpah dan berkualitas unggul. Berikut bagaimana cara merawat cabe merah keriting yang dapat kita pelajari, yaitu :

  • Pemberian pupuk cair

Salah satu perawatan yang dapat kita lakukan terhadap tanaman cabe merah keriting adalah dengan memberikan pupuk cair secara rutin. Pemberian pupuk cair ini bertujuan supaya tanaman cabe keriting dapat tumbuh dengan subur dan dapat berbuah maksimal. Jenis pupuk cair yang digunakan adalah pupuk mutiara yang dicampur air, dengan perbandingan 1 : 10 dan cara penggunaannya yaitu dengan cara disemprotkan ke tanaman cabe secara merata.

  • Pembuatan tiang pancang

Perawatan selanjutnya adalah dengan membuat tiang pacang untuk membuat tanaman cabe berdiri kokoh dan tidak roboh apabila tananam cabe keriting sudah mulai berbuah. Caranya yaitu dengan mengikatkan tanaman cabe yang sudah berumur kira kira 3 minggu pada tiang pacang dan ikatan tersebut jangan terlalu kencang, supaya pertumbuhan dari tanaman cabe tidak terganggu..

  • Memotong tunas kecil

Poses perawatan terhadap tanaman cabe dapat kita lakukan dengan cara perampelan yaitu dengan cara memotong tunas yang kecil sehingga tanaman cabe dapat tumbuh dengan maksimal. Selain itu perampelan juga berguna untuk mencegah pertumbuhan tanaman cabe tidak terlalu rimbun sehingga tanaman cabe dapat terhindar dari serangan jamur.

  • Penanggulangan hama dan membersihkan gulma

Perawatan terhadap tanaman cabe yang terakhir adalah dengan cara penyemprotan pestisida untuk menanggulangi hama yang menyerang tanaman cabe, hama ini biasanya akan menyerang daun maupun buah cabe yang akan membuat pertumbuhan tanaman cabe menjadi terhambat dan akan terjadi pembusukab cabe sebelum masa panen. Selain itu pemberian pupuk daun dan buah juga dapat kita berikan supaya tanaman cabe dapat tumbuh subur dan cepat berbuah.

Pembersihan terhadap gulma yang tumbuh disekitar tanaman cabe, sangat perlu kita lakukan supaya nutrisi yang terdapat didalam media tanam dapat terserap dengan sempurna oleh tanaman cabe. Selain itu pembersihan terhadap gulma bertujuan supaya tidak terjadi kondisi yang lembab disekitar tanaman yang bisa menimbulkan serangan jamur terhadap tanaman cabe.

Pemanenan cabe keriting

Kita dapat melakukan pemanenan cabe keriting setelah tanaman cabe berusia antara 70 s/d 75 hari, dan pemanenan cabe dapat dilakukan setiap 3-4 hari sekali. Namun demikian, ada juga yang dapat melakukan pemanenan setiap 2 hari sekali setelah pemanenan pertama dilakukan. Biasanya pembuatan bibit baru dapat dilakukan pada saat panen ke 3 atau ke 4, dan pada saat panen ke 3 atau ke 4 ini adalah kondisi cabe sudah bagus untuk dijadikan bibit karena tahan disimpan dalam waktu 1 tahun.

Demikianlah cara menanam cabe merah keriting supaya panen bagus yang sudah saya ulas disini, semoga bermanfaat.