Cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah

onpage 4

Cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah

Bagaimana cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah, hal ini akan kami bahas dalam artikel berikut. Dimana dalam membudidyakan tanaman kelengkeng supaya cepat berbuah, tentu saja akan membutuhkan  beberapa proses serta , tahap tahap yang harus kita lakukan dengan benar dan tepat, dimulai dari pemilihan bibit kelengkeng yang berkualitas sampai dengan cara perawatannya, hingga kita dapat menikmati hasil panen kelengkeng yang berlimpah dan berkualitas bagus.

Kelengkeng merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan ketinggian hingga 40 m tingginya. Namun demikian dengan populernya tambulapot atau tanaman buah dalam pot maka tanaman kelengkeng juga sudah dapat dibudidayakan dengan cara menggunakan media pot dan dengan menggunakan tehnik khusus.

Kelengkeng merupakan salah satu jenis buah yang banyak disukai karena kelengkeng mempunyai rasa yang manis, dan kelengkeng juga merupakan salah satu tanaman buah yang digemari oleh para petani untuk dibudidayakan karena harga kelengkeng cukup tinggi. Namun demikian salah satu masalah yang sering dihadapi dalam membudidayakan tanaman kelengkeng ini adalah kelengkeng jarang atau sulit berbuah, sehingga bahasan artikel ini sangat berguna untuk dapat mengatasi masalah tersebut.

Untuk membudidayakan tanaman kelengkeng maka kita dapat melakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Vegetatif adalah cara menanam kelengkeng dengan menggunakan cara stek dan cangkok dan cara generatif adalah cara menanam kelengkeng dengan menggunakan biji. Perbanyakan generatif ini bertujuan supaya kita dapat menyiapkan batang bawah dan tidak untuk ditanam langsung, karena perbanyakan dengan cara ini mempunyai segregasi atau penyimpangan sifat induk yang cukup tinggi. Supaya perbanyakan dengan cara generatif atau menggunakan biji ini dapat berhasil dan tidak mengalami kegagalan maka kita harus mengetahui dan mengerti caranya. (Baca juga : Cara menanam mangga supaya cepat berbuah)

Cara menanam kelengkeng di lahan

Untuk menanam kelengkeng di lahan maka kita harus mempunyai lahan yang cukup luas. Jika kita menanam kelengkeng di lahan, biasanya kita akan menanam kelengkeng dalam skala besar dan tentu saja bertujuan untuk bisnis. Bicara soal tujuan bisnis, tentu saja tujuan utama dari menanam kelengkeng adalah supaya dapat menghasilkan panen kelengkeng yang berkualitas bagus, panen yang berlimpah dan menghasilkan keuntungan yang bagus. Untuk itu dalam membudidayakan tanaman kelengkeng maka kita perlu memperhatikan mulai dari pemilihan bibit, perawatan sampai kepada pengendalian hama dan penyakit. Berikut cara menanam kelengkeng di lahan :

1. Pemilihan bibit kelengkeng berkualitas

Untuk memulai menanam kelengkeng maka kita harus melalui tahap pemilihan bibit kelengkeng terlebih dahulu. Kita memilih bibit kelengkeng yang berkualitas bagus karena tahap ini  merupakan tahap yang penting dalam proses awal membudidayakan kelengkeng, karena dengan bibit yang berkualitas maka akan dapat merangsang pertumbuhan kelngkeng menjadi lebih baik. Berikut cara pemilihan bibit kelengkeng yang berkualitas :

  • Cangkok

Jika kita akan menanam kelengkeng dengan cara cangkok maka kita dapat memilih indukan kelengkeng yang sudah jelas produktif, induk yang sehat serta subur. Kemudian persiapkan peralatan seperti pisau yang tajam, plastik, tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang dan tali untuk mengikat. Setelah itu kita bisa memulai proses pencangkokannya.

Cara mencangkok kelengkeng adalah kita dapat  memilih batang pohon kelengkeng yang masih muda supaya dapat lebih cepat tumbuh. Selanjutnya kita kupas kulit batang pohon kelengkeng beberapa cm, kemudian lapisi batang yang sudah kita kupas dengan tanah bercampur pupuk. Selanjutnya kita bisa menutup dengan menggunakan plastik dan kita ikat menggunakan tali disetiap ujungnya.

Pastikan plastik yang kita gunakan mempunyai lubang karena lubang ini berfungsi untuk menjaga kelembaban tanah dan supaya tidak terjadi genangan air pada saat kita melakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari. Setelah batang yang kita cangkong mulai tumbuh akarnya maka kita dapat memindah bibit tersebut ke media tanam utama.

  • Biji

Jika kita ingin menanam kelengkeng dari biji maka kita bisa menggunakan biji kelengkeng dari buah kelengkeng yang kita beli atau kita dapat membeli biji kelengkeng di toko pertanian yang paling dekat dengan rumah kita. Tentu saja kita memilih toko pertanian yang mempunyai review yang bagus di masyarakat, sehingga kita bisa mendapatkan biji kelengkeng yang berkualitas bagus.

Persiapan media dan tempat persemaian

Setelah kita mendapatkan biji kelengkeng yang berkualitas bagus maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media semai terlebih dahulu sebelum biji kelengkeng tersebut kita semai. Media semai yang akan kita gunakan berupa tanah topsoil pegunungan yaitu tanah yang bertekstur pasir atau pasir ladekan, selain itu kita juga dapat menggunakan media tanah yang dicampur dengan pasir dan pupuk organik. Setelah itu media semai kita masukkan kedalam bak persemaian atau kita bisa masukkan kedalam polybag.

Persiapan Biji

Biji kelengkeng yang kita pilih dan kita gunakan sebaiknya berasal dari buah yang sudah masak dan bukan biji kelengkeng yang berasal dari hasil penyimpanan di lemari pendingin. Cara memanfaatkan biji kelengkeng yang akan kita gunakan sebagai bibit yaitu buah kelengkeng kita kupas kemudian kita ambil bijinya, setelah itu biji kelengkeng kita bersihkan dengan air sampai bersih.

Biji kelengkeng termasuk rekalsitran sehingga biji kelengkeng tidak bisa disimpan terlalu lama dan harus segera kita tanam. Biji kelengkeng yang sudah bersih, kita keringkan dengan cara kita angin anginkan dan kita kelompokkan berdasarkan keseragaman biji. Setelah biji kelengkeng benar benar kering maka biji kelengkeng kita sterilkan dengan menggunakan larutan klorox 5 % selama 10-15 menit. Kegiatan mensterilkan biji kelengkeng ini bertujuan supaya biji kelengkeng yang akan kita tanam tidak terkontaminasi oleh bakteri atau jamur.

Persemaian

Setelah biji kelengkeng steril maka biji kelengkeng siap untuk kita tanam di bak persemaian yaitu kedalam media semai yang sudah kita persiapkan berupa tanah ladekan dalam bak atau polybag yang sudah dilubangi tegak lurus dengan kedalaman 2-3 cm dan dengan jarak tanam antar biji kira kira 2-3 cm. Kemudian biji kelengkeng kita masukkan kedalam lubang, setelah itu tutup kembali lubang dengan tanah, dan bak atau polybag persemaian harus kita lindungi dengan menggunakan plastik supaya bisa diperoleh udara yang lebih lembab sehingga biji kelengkeng dapat lebih cepat berkecambah.

Seperti yang sudah diuraikan diatas bahwa biji lengkeng termasuk rekalsitran sehingga biji kelengkeng tidak mempunyai masa dorman, oleh sebab itu biji lengkeng yang sudah disemai akan segera tumbuh. Biasanya biji kelengkeng akan berkecambah setelah 5-7 hari disemai.

Transplanting

Biji kelengkeng yang sudah tumbuh di bak persemaian selama 3-4 bulan maka bibit kelengkeng siap untuk kita pindahkan ke polybag. Cara transplanting adalah dengan cara mencabut bibit kelengkeng kemudian akarnya di rendam kedalam lumpur selama 15 menit. Perendaman kedalam lumpur bertujuan supaya bibit kelengkeng tidak stres berada di polybag baru dan akar tanaman terfiksasi oleh bakteri yang bermanfaat untuk perakaran yang bersumber dari lumpur. Pemeliharaan bibit kelengkeng selama didalam polybag harus kita lakukan yaitu dengan cara memberikan pemupukan 2 minggu sekali secara berselang-seling antara pupuk urea dan NPK dengan dosis 2 gr/liter. Pengendalian terhadap gulma dapat kita lakukan secara rutin demikian juga dengan pengendalian terhadap hama maka kita dapat melakukan penyemprotan insektisida apabila tanaman kelengkeng terserang oleh hama.

  • Stek

Jika kita ingin menanam kelengkeng dengan cara stek maka kelengkeng akan lebih cepat tumbuh jika dibandingkan dengan menanam dari biji. Berikut cara melakukan stek kelengkeng :

  1. Pilihlah batang bagian pucuk kelengkeng dan pastikan bahwa batang kelengkeng sehat serta subur.
  2. Setelah itu potong dengan menggunakan gunting secara miring sepanjang 15 cm.
  3. Potonglah daunnya dan sisakan hanya mata tunas atau bagian atas daun untuk mengurangi beban tanaman.
  4. Pada bagian yang kita potong tadi, olesi dengan cairan perangsang tumbuh untuk dapat mempercepat pertumbuhan akar.
  5. Setelah itu tanam batang tersebut pada media stek, baik di tanam polybag atau media lain.
  6. Simpanlah bibit kelengkeng di dalam sungkup untuk melindungi bibit kelengkeng dari terpaan air hujan secara langsung, kemudian kita lakukan penyiraman sebanyak 2 kali sehari untuk menjaga kelembaban tanah.

2. Persiapan lahan tanam

Pengolahan dan persiapan lahan tanam untuk menanam kelengkeng dapat kita lakukan dengan cara membersihkan lahan dari gulma dan batu batuan. Setelah itu kita buat lubang tanam dengan kedalaman dapat kita sesuaikan dengan besarnya bibit yang akan kita tanam. Sebelum lubang tanam digunakan untuk menanam maka lubang tanam yang kita buat tadi dapat kita masukkan pupuk kandang dan kita biarkan selama 2 hari supaya pupuk bisa meresap ke tanah.

3. Penanaman bibit

Setelah lahan untuk menanam bibit kelengkeng sudah kita persiapkan maka selanjutnya kita dapat melakukan penanaman bibit kelengkeng dengan cara memasukan bibit kelengkeng kedalam lubang tanam, setelah itu tutup kembali dengan tanah sambil dipadatkan sampai kepangkal bibit. Kemudian siram dengan menggunakan air untuk menjaga kondisi tanah tetap lembab.

4. Perawatan tanaman kelengkeng

Setelah proses penanaman bibit kelengkeng selesai dilakukan maka tahap selanjutnya adalah perlu dilakukan  perawatan yang baik terhadap tanaman kelengkeng supaya tanaman kelengkeng dapat tumbuh dengan subur dan dapat menghasilkan panen yang bagus. Berikut perawatan yang dapat kita lakukan terhadap tanaman kelengkeng :

  • Penyiraman

Penyiraman terhadap tanaman kelengkeng dapat kita lakukan 2 kali sehari jika pada musim kemarau, namun demikian kita tidak perlu melakukan penyiraman jika pada saat itu musim hujan. Beberapa hal yang harus kita perhatikan terhadap kondisi lahan pada saat musim hujan tiba adalah jangan sampai terjadi genangan air disekitar tanaman kelengkeng.

  • Pemupukan susulan

Pemupukan susulan terhadap tanaman kelengkeng dapat kita lakukan pada saat tanaman kelengkeng memasuki usia 1 bulan setelah masa tanam. Pemupukan susulan dapat  menggunakan pupuk kandang dan pemberian pupuk susulan ini dapat kita berikan secara rutin setiap sebulan sekali.

  • Penggemburan susulan

Penggemburan tanah susulan dapat kita lakukan dengan tujuan untuk mempermudah akar tanaman kelengkeng dapat bergerak bebas. Cara penggemburan tanah ini dapat menggunakan garpu dan kita lakukan di sekitar tanaman kelengkeng.

  • Penyiangan 

Penyiangan terhadap gulma dapat kita lakukan supaya tanaman kelengkeng dapat tumbuh dengan optimal. Pembersihan terhadap gulma dapat kita lakukan secara rutin setiap 2 minggu sekali

  • Pemangkasan

Pemangkasan terhadap tanaman kelengkeng dapat kita lakukan dengan cara membuang tunas atau dahan yang tidak produktif. Pemangkasan ini berguna untuk membuat petumbuhan tunas utama dari tanaman kelengkeng menjadi lebih maksimal.

5. Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian hama dan penyakit yang akan menyerang tanaman kelengkeng perlu kita lakukan, supaya tanaman kelengkeng dapat tumbuh dengan subur dan sehat. Pada umumnya  terdapat dua jenis hama dan penyakit tanaman kelengkeng yaitu embun jelaga dan pengisap daun. Berikut cara mengendalikan hama dan penyakit tanaman kelengkeng :

  • Ulat pengisap

Jenis hama ini biasanya menyerang batang daun dan akhirnya menyebar sampai ke ujung daun. Tanda kalau tanaman kelengkeng terserang oleh hama ini adalah ditandai dengan adanya bintik hitam pada daun serta daun menjadi mengering dan menggulung.

Cara mengendalikan hama ulat daun adalah dengan menyemprotkan cairan insektisida berbahan aktif sistemik, spectrum luas dan kontak, atau kita bisa menggunakan insektisida berbahan aktif sistemik aferimex.

  • Embun jelaga

Jenis hama embun jelaga merupakan jenis hama berupa semut yang menyerang buah kelengkeng. Pada saat buah kelengkeng mulai tumbuh, biasanya semut cendawa akan datang dan akan menyerang buah kelengkeng dengan cara menyerap rasa manis pada buah kelengkeng tersebut.

Cara mengatasi hama embun jelaga yaitu dengan membuang sarang semut jika kita lakukan pengendalian secara alami, atau kita dapat menyemprotkan insektisida sesuai dengan jenis hama yang menyerang tanaman kelengkeng.

6. Cara Panen Buah Kelengkeng

Setelah kita melewati proses cara menanam kelengkeng dari mulai pemilihan bibit yang berkualitas sampai dengan proses perawatan tanaman kelengkeng maka tibalah saatnya kita dapat menikmati hasil panen kelengkeng. Panen kelengkeng biasanya dapat kita lakukan setelah tanaman kelengkeng berusia 4-6 bulan setelah masa tanam, tetapi masa panen kelengkeng juga tergantung dari vairetas tanaman.

Kita  dapat melihat ciri ciri dari buah kelengkeng siap panen yaitu buah kelengkeng berwarna coklat tua dan mempunyai rasa manis. Cara pemanenan tanaman kelengkeng dapat kita lakukan sekali panen yaitu dengan memotong tandan kelengkeng dan dengan menggunakan gunting potong. Jika kita akan menjual kelengkeng ke pasar maka penataan kelengkeng harus segera dilakukan supaya buah kelengkeng tidak membusuk.

Manfaat buah kelengkeng untuk kesehatan

Setelah kita mengetahui cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah maka tidak ada salahnya jika kita juga mengetahui apa saja manfaat dari kelengkeng terhadap kesehatan kita. Berikut manfaat yang tidak kita sangka sebelumnya dari kelengkeng untuk kesehatan :

  1. Mengandung Vitamin C

Kandungan vitamin C pada buah kelengkeng ternyata dapat membantu memenuhi 93% dari kebutuhan vitamin C pada pria dan 100% untuk wanita. Kandungan vitamin C pada buah kelengkeng adalah 84 mg untuk setiap 3,5 ones dan kandungan Vitamin C yang terdapat pada buah kelengkeng dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  1. Memperkuat tulang

Dengan mengkonsumsi buah kelengkeng secara rutin maka dapat membantu memperkuat tulang terutama bagi orang dewasa.

  1. Menjaga kesehatan mata

Kandungan vitamin yang terdapat pada buah kelengkeng dapat menjaga kesehatan mata kita tetap sehat.

  1. Dapat melancarkan peredaran darah

Dengan mengkonsumsi buah kelengkeng secara rutin dapat membantu mengendalikan kadar zat besi dalam tubuh

  1. Diet sehat

Buah kelengkeng mempunyai kandungan rendah lemak serta kalori sehingga dapat membantu kita yang sedang melakukan program diet sehat.

  1. Mencaga kesehatan kulit

Kandungan anti aging yang terdapat pada buah kelengkeng dapat menjaga kulit tetap sehat dan dapat mengatasi kerutan pada mata.

  1. Mempercepat penyembuhan luka luar

Kulit buah kelengkeng dapat membantu proses pengeringan luka luar. Caranya yaitu dengan mengambil kulit kelengkeng dan bakar menjadi areng, setelah itu campur dengan minyak zaitun kemudian oleskan pada bagian luka.

Demikianlah bahasan artikel ini tentang cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah dan manfaat dari buah kelengkeng untuk kesehatan kita. Semoga artikel bermanfaat.