Cara menanam kopi supaya panen melimpah

cara menanam kopi

 

Bagaimana cara menanam kopi supaya menghasilkan panen melimpah. Hal ini akan kita bahas pada artikel berikut, sehingga artikel ini dapat menjadi pedoman bagi kita yang akan membudidayakan tanaman kopi dan bagaimana cara menanam kopi yang benar supaya menghasilkan panen kopi yang berkualitas dan melimpah.

Banyak orang yang mempunyai kebiasaan untuk minum kopi setiap harinya, baik pada saat pagi hari maupun di saat sore hari. Kebiasaan minum kopi, biasanya sangat sulit untuk menghilangkannya dan membutuhkan waktu untuk menghilangkan kebiasaan minum kopi tersebut. Di jaman sekarang ini masih marak dengan munculnya usaha kedai kopi dimana minuman kopi menjadi minuman utama yang disajikan secara eksklusif untuk menemani ngobrol dengan sahabat maupun dengan rekan bisnis.

Kopi selain dijadikan sebagai bahan minuman, juga bisa dijadikan sebagai perasa permen, roti atau bisa dicampur dengan susu sehingga menghasilkan cita rasa yang enak berupa kopi susu. Pada umumnya ada 2 macam jenis kopi yaitu kopi robusta dan kopi arabica. Para penikmat kopi, baik pria maupun wantia biasanya akan menikmati kopi dimulai dari aromanya dahulu kemudian baru menikmati rasa kopinya.

Baca juga : Cara menanam jagung di pot cepat berbuah

Dengan meningkatnya permintaan kopi di pasar maka kita dapat mencoba untuk membudidayakan tanaman kopi untuk dijadikan sebagai peluang usaha yang menguntungkan. Untuk itu kita harus memahami bagaimana cara menanam kopi yang benar terlebih dahulu, supaya tanaman kopi dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan panen yang berlimpah. Kita harus melakukan tahap tahap, dari mulai persiapan lahannya sampai kita bisa panen kopi. Berikut beberapa langkah cara menanam kopi :

Syarat lokasi menanam kopi

Sebelum kita mulai menanam kopi sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu, syarat lokasi atau daerah dimana tanaman kopi dapat ditanam sehingga tanaman kopi dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen kopi yang melimpah.

  • Kopi jenis arabika cocok tumbuh di daerah dengan suhu 16-22º C sedangkan untuk kopi robusta cocok tumbuh dengan suhu sekitar 20-28º C.
  • Curah hujan kira kira 1000-1500 mm/th untuk kopi arabika sedangkan untuk kopi robusta curah hujan maksimal 2000 mm/th
  • Kopi arabika dapat tumbuh dengan maksimal pada ketinggian 800-1500 MDPL sedangkan untuk kopi robusta dengan ketinggian 400-800 MDPL
  • Kondisi tanah gembur dan subur serta mengandung unsur hara yang cukup
  • Kondisi tanah mempunyai kadar keasaman atau pH tanah antara 5.5-6,5
  • Mempunyai iklim tropis

Cara menanam kopi arabika dari biji

Untuk menanam kopi arabika dari biji maka kita harus menentukan pilihan terhadap biji kopi arabika dan tentunya harus memilih biji kopi yang berkualitas bagus untuk kita gunakan sebagai bibit. Apabila kita dapat memilih biji kopi arabika yang berkualitas bagus, penyemaian yang tepat dan perawatan yang baik maka semuanya ini akan menentukan pertumbuhan dan hasil panen tanaman kopi menjadi lebih baik. Cara menanam kopi arabika dari biji memang membutuhkan waktu pertumbuhan yang lebih lama, namun demikian tanaman kopi ini mempunyai akar yang lebih kuat jika dibandingkan dengan cara menanam kopi dengan sistem cangkok maupun stek. Berikut beberapa tahap cara menanam kopi arabika yang benar :

1. Pemilihan bibit kopi dan penyemaian

Sebelum kita mulai melakukan tahap menanam kopi maka sebaiknya kita menentukan pilihan bibit kopi yang berkualitas bagus terlebih dahulu, karena bibit kopi yang berkualitas unggul akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman kopi menjadi lebih baik,

Bibit kopi yang berkualitas baik atau unggulan dapat kita peroleh dengan membeli di toko pertanian terdekat. Jika kita sudah mendapatkan bibit kopi yang berkualitas bagus maka langkah selanjutnya kita dapat melakukan penyemaian terhadap bibit kopi tersebut. Penyemaian dapat kita lakukan dengan menggunakan polybag berukuran kecil atau sedang, kemudian kita isi polybag dengan media semai yang terdiri dari tanah yang sudah dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Tahap selanjutnya masukkan bibit kopi kedalam media semai tersebut dengan kedalaman 5-7 cm, setelah itu tutup kembali dengan tanah secara tipis tipis saja dan siram media semai dengan menggunakan air supaya kondisi media semai tetap terjaga kelembabannya.

Pembibitan biji kopi

Pembibitan biji kopi dapat kita lakukan dengan melalui biji atau secara generatif dan dapat juga dengan menggunakan metode generatif atau cangkok. Berikut cara pembibitan biji kopi :

Metode pembibitan generatif atau dari biji

  • Pilihlah biji kopi yang berkualitas dan berasal dari bibit kopi kualitas unggul yaitu bibit diambil dari tanaman kopi yang sehat dan berbuah lebat
  • Ambilah tanah humus kemudian diayak hingga halus
  • Masukkan tanah humus yang sudah diayak kedalam plastik polybag hitam ukuran sedang
  • Tanam biji kopi dalam plastik polybag dengan kedalaman sekitar 3-5 cm
  • Siram media tanah dan biarkan bibit kopi sampai tumbuh.
  • Bibit kopi yang sudah tumbuh kemudian diletakkan ditempat yang teduh selama kurang lebih 1 minngu dan siramlah dengan air supaya kelembaban tanah tetap terjaga. Setelah bibit kopi yang kita tanam berusia 1 minggu maka kita dapat menyemprotkan pupuk organik cair. Setelah itu polybag dapat dipindah ketempat yang terpapar cahaya matahari langsung untuk dapat memacu pertumbuhannya.

Apabila bibit kopi sudah mulai tumbuh kira kira setinggi minimal 30 cm  dan sudah berumur 2 bulan maka bibit kopi sudah bisa kita pindahkan ke lubang tanam.

Kelebihan pembibitan dari biji

  • Akar dan batang tanaman lebih kuat
  • Tanaman lebih tahan terhadap penyakit
  • Tanaman bisa lebih produktif melebihi induk pohonnya

Kekurangan pembibitan dari biji

  • Waktu berbuah cukup lama
  • Waktu pembibitan juga lebih lama
  • Ada resiko tanaman mati di usia muda

Pembibitan bibit kopi selain dari biji juga dapat kita lakukan secara vegetatif yaitu dengan menggunakan metode cangkok.

Metode pembibitan vegetatif atau cangkok 

  • Pilihah tanaman kopi yang sehat dan berbuah lebat untuk dicangkok
  • Carilah batang yang berukuran sedang dan lurus yaitu yang mempunyai diameter sekitar 3 cm
  • Kupas  melingkar pada pangkal batang tersebut
  • Bersihkan lendirnya sampai isi dalam batang tidak licin lagi
  • Gunakan plastik atau serabut kelapa sebagai pembungus cangkokannya
  • Ikat  plastik atau serabut kelapa di bagian pangkal bawah batang yang dikupas tadi
  • Isikan tanah humus basah pada plastik atau serabut kelapa lalu tangkupkan hingga ke pangkal atas bagian batang yang dikupas.
  • Ikat kedua ujung tangkupan bagian atas dan bawah

Siramlah secara rutin bagian cangkokan tadi dan biasanya akar akan mulai tumbuh sekitar 3-4 minggu. Setelah itu cangkokan bisa kita potong dan bisa kita pindahkan ke media tanam utama.

Kelebihan pembibitan dengan cangkok

  • Waktu pembibitan lebih singkat
  • Tanaman akan cepat berbuah seperti indukannya
  • Resiko tanaman kopi mati sangat kecil

Kekurangan pembibitan dengan cangkok

  • Tanaman kurang tahan terhadap penyakit
  • Akar dan batang tanaman kurang kuat
  • Produksi buah tanaman hanya seperti indukan dan tidak bisa melampauinya

Apabila kita sudah mengetahui tentang bagaimana cara melakukan pembibitan kopi maka kita dapat menentukan sendiri, kira kira metode pembibitan yang mana yang akan kita pilih dan tentunya bisa kita pilih yang paling mudah.

2. Pengolahan lahan

Seperti biasanya, sebelum kita masuk pada tahap menanam kopi maka kita harus persiapkan lahannya terlebih dahulu yaitu dengan cara membersihkan lahan dari rumput liar maupun gulma. Setelah itu buatlah lubang tanam sedalam 30 cm dan dengan jarak antara 1 lubang tanam yang satu dengan lubang tanam yang lain, kira kira 2 m. Kemudian siramlah dengan menggunakan air yang sudah dicampur dengan fungisida dan bakterisida pada lubang tanam, sebelum Kita gunakan untuk menanam.

3. Pemberian pupuk dasar

Pemberian pupuk dasar, dapat kita berikan pada tanaman kopi yaitu dengan menggunakan campuran  pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Setelah pupuk kompos dan pupuk kandang tercampur rata maka diamkan dahulu selama 2 minggu, sebelum digunakan untuk menanam kopi. Hal ini dilakukan, supaya nutrisi dapat tercampur dengan tanah secara sempurna. Perbandingan pembuatan campuran pupuk dasar yang paling bagus adalah campuran dari pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 atau 1:2.

4. Penanaman bibit kopi

Apabila bibit kopi mulai tumbuh setinggi kira kira 30 cm dan sudah muncul daunnya kira kira berjumlah 2 helai daun, maka bibit kopi mulai dapat kita pindahkan dari media semai ke media tanam utama. Kemudian buatlah lubang tanam pada media tanam utama dan tanamlah bibit kopi tersebut kedalam media tanam utama tersebut.  Sebaiknya penanaman bibit kopi dapat kita lakukan pada sore hari dan selanjutnya kita dapat menyiram media tanam utama dengan menggunakan air untuk menjaga kondisi media tanam tetap lembab.

5. Perawatan tanaman kopi

Swtelah melakukan proses penyemaian dan penanaman bibit kopi di media tanam utama maka tahap selanjutnya adalah perawatan. Ada beberapa tahap perawatan yang harus kita lakukan terhadap tanaman kopi supaya tanaman kopi dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan biji kopi yang optimal. Berikut tahap tahap perawatan tanaman kopi :

  • Penyiraman

Penyiraman terhadap tanaman kopi dapat kita lakukan secara rutin setiap satu minggu sekali dan penyiraman ini dapat kita lakukan apabila terjadi musim kemarau, supaya pertumbuhan tanaman kopi dapat lebih baik dan tidak kekeringan. Meskipun tanaman kopi tahan terhadap kondisi air yang kurang tetpi sebaiknya tanaman kopi tetap kita siram dengan air seperti yang disarankan tadi supaya dapat memacu pertumbuhan tanaman kopi. Pada saat melakukan penyiraman terhadap tanaman kopi maka kita harus memperhatikan supaya tidak terjadi genangan air, karena kondisi air yang menggenang akan menyebabkan akar tanaman kopi menjadi busuk dan akan menyebabkan tanaman kopi menjadi mati.

  • Penyiangan

Penyiangan terhadap tanaman kopi harus kita lakukan secara teratur supaya dapat memakimalkan pertumbuhan tanaman kopi dan supaya nutrisi yang tersedia dapat terserap oleh tanaman kopi secara sempurna. Penyiangan dapat kita lakukan secara rutin dan dapat kita lakukan pada saat musim hujan sehingga kondisi tanaman kopi daunnya tidak terlalu rimbun. Penyiangan juga berguna untuk menghindari kondisi tanah supaya tidak terlalu basah.

  • Pemupukan susulan

Pemupukan susulan diperlukan untuk mempercepat perkembangan dan pertumbuhan tanaman kopi. Gunakanlah pupuk NPK. Cara penggunaannya dengan melarutkan 2 gelas NPK untuk setiap 35 liter air, kemudian kocorkan disekitar tanaman kopi. Lakukan pemupukan susulan ini secara rutin setiap 2 minggu sekali. Untuk selanjutnya pemupukan susulan dengan menggunakan NPK ini dapat dikurangi jika terjadi musim hujan.

  • Pemupukan dasar susulan

Biasanya pemupukan dasar susulan dapat kita lakukan setahun sekali, namun demikian pemupukan dasar susulan ini dapat dipersingkat dengan melakukan pemupukan dasar setiap 6 bulan sekali. Hal ini perlu dilakukan supaya pembuahan dari tanaman kopi menjadi lebih maksimal. Cara pemupukan susulan yaitu dengan memasukan pupuk kandang dan kompos yang sudah tercampur rata kedalam lubang yang kita buat disekitar tanaman kopi dengan kedalaman 30 cm, dengan jarak 60-100 cm. Kemudian tutup kembali lubang tersebut dengan tanah dan selanjutnya kita siram dengan menggunakan air.

  1. Pemanenan Kopi

Biasanya pemanenan kopi dapat kita lakukan setelah tanaman kopi berusia 2,5-3 tahun setelah masa tanam. Namun demikian dalam melakukan panen kopi, kita tidak dapat melakukan panen secara sekaligus, karena cara pemanenannya yaitu dengan cara memetik kopi yang sudah masak. Kita bisa melihat ciri ciri kopi yang sudah masak yaitu buah kopi akan berwarna merah. Setelah kita selesai memetik kopi yang sudah masak maka hasil panen kopi dapat langsung dijual atau dapat melalui proses terlebih dahulu. Apabila kita menjual kopi dengan melalui proses dibuang kulitnya terlebih dahulu kemudian dijemur maka harga jual kopi akan menjadi lebih tinggi jika dibandingkan dengan menjual kopi pada saat masih basah.

Biasanya pada saat kita memanen kopi pertama kali maka hasil yang diperoleh masih sedikit, namun demikian untuk panen kopi selanjutnya pasti akan semakin meningkat. Tanaman kopi dapat kita panen secara bertahap sesuai dengan biji kopi yang sudah matang, sehingga kita dapat melakukan panen kopi beberapa kali dalam setahun.

Manfaat dari kopi

Banyak orang tidak mengira jika mengkonsumsi kopi ternyata mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Berikut beberapa manfaat yang dapat kita peroleh jika kita mengkonsumsi kopi :

  • Menghilangkan depresi

Dengan meminum kopi bagi sebagian orang ternyata dapat menghilangkan depresi. Hal ini disebabkan karena pengaruh dari minum kopi dapat membuat suasana pikiran dan suasana hati menjadi lebih santai. Dengan pikiran yang santai maka dapat mengurangi sakit kepala. Namun demikian tidak terlalu berlebih dalam mengkonsumsi kopi.

  • Membantu membakar lemak

Kandungan kafein yang terdapat pada kopi akan dapat membantu meningkatkan 10% proses pembakaran lemak dalam tubuh. Pembakaran lemak yang dibuang kedalam darah dapat dijadikan energi sehingga akan menjadi salah satu manfaat dari kafein itu sendiri yang dapat meningkatkan energi kita.

  • Menunda kantuk

Kandungan kafein yang terdapat pada kopi dapat menunda rasa kantuk, sehingga cara ini dapat membantu kita yang sedang lembur supaya tidak mengantuk.

  • Sumber antioksidan

Dengan menghirup aroma kopi maka dapat menjadi antioksidan dalam tubuh sebagai penangkal berbagai penyakit.

  • Meningkatkan kinerja otak

Kadungan kafein yang terdapat pada kopi dapat meningkatkan daya ingat otak dan hal ini juga dibenarkan oleh salah satu penelitian di Universitas Harvard. Mengkonsumsi kopi juga dapat menjaga terjadinya pikun dini.

  • Memperpanjang Umur

Berdasarkan hasil penelitian, bahwa orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 2-4 cangkir dalam sehari maka akan memiliki umur lebih panjang dibandingkan dengan mereka yang tidak menyukai kopi.

Demikianlah ulasan tentang cara menanam kopi yang benar supaya tanaman kopi dapat tumbuh dengan subur dan dapat menghasilkan panen kopi secara berlimpah.