Cara menanam padi hidroponik, di paralon

cara menanam padi

 

Cara menanam padi di paralon secara hidroponik merupakan terobosan dalam budidaya menanam padi yang patut kita pelajari lebih lanjut, mengingat beras merupakan sumber pangan dan makanan pokok yang mempunyai nilai estetika tinggi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Cara menanam padi di paralon dapat dilakukan dengan cara vertikultur dan cara ini sangat cocok sekali bagi kita yang hobi berkebun dan selalu ingin mencoba menanam berbagai macam jenis tanaman di pot. Cara menanam padi di pot sangat cocok sekali bagi mereka yang tidak memiliki sawah dan lahan yang luas, sehingga solusi menanam tanaman padi di pot merupakan solusi yang paling tepat dan cara menanam padi hidroponik dapat mulai dicoba ditanam di pekarangan rumah kita.

Cara menanam padi secara vertikal melalui pipa polivinil klorida (PVC), merupakan cara menanam padi secara hidroponik sehingga cara menanam padi seperti ini dapat menghemat lahan. Cara menanam padi secara hidroponik menggunakan media utamanya adalah air, dan sitem hidroponik yang digunakan adalah sistem NFT atau Nutrient Film, dimana nutrisi akan dialirkan melalui pipa untuk mengaliri akar tanaman padi dengan bantuan sebuah pompa, kemudian air akan kembali ke penampungan dan terus akan berjalan seperti itu.

Baca juga : Cara menanam jagung di pot, cepat berbuah

Cara menanam padi hidroponik di paralon dan pembibitan tanaman padi

pembibitan tanaman padi

Dalam proses cara menanam padi hidroponik di paralon, maka tahapan awalnya hampir sama dengan cara menanam tanaman yang lainnya yaitu kita harus melakukan pembibitan terlebih dahulu. Setelah pembibitan tanaman padi siap untuk ditanam, maka selanjutnya kita mempersiapkan pipa paralon setinggi 1,5 s/d 2 m dan mempunyai diameter 13 cm, sehingga dalam 1 pipa paralon bisa dibuat kira kira 12 lubang tanam. Jarak lubang tanam yang satu dengan lubang yang lain kira kira 20 cm, disesuaikan dengan ketinggian padi dewasa. Kemudian buatlah sumbatan lubang dengan menggunakan styrofoam dengan diameter 1,5 cm pada pipa paralon, dan pada bagian tengah styrofoam diberi lubang.  Langkah selanjutnya adalah dengan memasukan bibit padi pada styrofoam yang sudah dilubangi bagian tengahnya tadi sampai semua paralon yang kita siapkan sudah terisi dengan bibit tanaman padi. Setelah itu isilah pipa paralon dengan air dengan ukuran minimal sampai setengahnya. Dengan lahan seluas 150 m2 maka kita dapat membuat 600 tiang pipa untuk mulai melakukan percobaan budidaya tanaman padi.

Cara menanam padi hidroponik di paralon dan dapat berproduksi tinggi

panen padi

Cara menanam padi secara hidroponik di paralon ternyata dapat berproduksi tinggi, karena setiap lubang paralon akan tumbuh anakan sebanyak 12 tanaman. Biasanya tanaman padi dapat dilakukan panen setelah menanam padi secara verikultur sudah berjalan selama 3 bulan, dan dalam jumlah bulir permalai kira kira berisi 130 biji padi. Sehingga total produksi perbatang verikultur dapat mencapai 18.720 butir per m2, dimana per m2 nya dapat diisi 4 batang pipa verikultur. Jika dihitung total produksinya bisa mencapai 74.880 bulir per m2 atau sekitar 1,9 kg per m2, dengan asumsi berat per 1000 bulir rata rata 27 g.

Jika dibandingkan antara cara menanam padi secara konvensional menggunakan metode horisontal dengan cara menanam padi hidroponik verikultur, maka produksi cara menanam padi secara konvensional dengan metode horisontal hasilnya tidak sampai 1 kg pe m2. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena populasi tanaman padi dengan menggunakan hidroponik verikultur akan lebih tinggi, sehingga produktivitasnya juga akan lebih tinggi.

Bagaimana caranya supaya cara menanam padi hidroponik verikultur ini dapat memperoleh hasil produktivitas tinggi seperti yang kita harapkan dan tidak jauh berbeda dengan contoh diatas, tentu saja semuanya tidak terlepas dari kekonsistenan kita dalam merawat tanaman padi tersebut supaya tanaman padi dapat tercukupi unsur hara, air dan sinar matahari. Sehingga dalam penempatan paralon yang akan kita gunakan untuk menanam padi harus tepat, supaya tanaman padi dapat terkena sinar matahari langsung, meskipun cara ini agak sulit dalam mengatur intensitas matahari supaya tanaman padi bisa tercukupi paparan sinar mataharinya. Kemudahan dari cara menanam padi hidroponik verikultur menggunakan paralon, maka kita akan lebih  mudah mengendalikan tanaman padi karena lahannya tidak terlalu luas.

Meskipun demikian untuk tingkat produktivitas tanaman padi yang kita tanam akan sangat dipengaruhi oleh kondisi media tanam serta kondisi iklim pada saat kita menanam padi. Namun demikian dalam usaha membudidayakan cara menanam padi hidroponik verikultur ini memang cukup bagus, apalagi jika cara budidaya tanaman padi ini dapat dilakukan oleh setiap pekarangan rumah dari seluruh masyarakat Indonesia. Pasti kebutuhan pangan dari setiap rumah tangga dapat dipenuhi sendiri tanpa harus membeli beras, karena beras merupakan kebutuhan pokok pangan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Cara menanam padi hidroponik di paralon dan pemberian nutrisi

Dalam menanam padi hidroponik maka tanaman padi sangat membutuhkan nutrisi yang cukup supaya tanaman padi bisa tumbuh dengan subur dan bisa berkembang. Media tanam yang digunakan adalah campuran antara tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 3 : 2 : 1 . Kemudian campurlah ketiga media tanam tersebut sampai rata kemudian siram media tanam dengan pupuk organik cair, dengan ukuran kira kira 250 ml pupuk organik dicampur dengan 10 liter air.

Pupuk organik inilah yang sangat berguna untuk memberikan nutrisi pada tanaman padi, selain itu pupuk organik mengandung berbagai macam mikroorganisme, diantaranya mengandung bakteri Trichoderma, Azotobacter, dan Azozpirilium rhizobium. Dimana salah satu bakteri yang bernama Trichoderma merupakan bakteri yang sangat bagus untuk tanaman padi, dan hal ini dikemukakan oleh seorang ahli tanah dari Universitas Padjadjaran yang bernama Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata.

Fungsi dari bakteri Trichoderma adalah memaksimalkan penguraian bahan bahan organik dan sebagai imun dari tanaman padi, dan hal ini dikemukakan oleh seorang alumnus dari Universitas Justus Leibig, Jerman jurusan ilmu pertanian. Sedangkan untuk bakteri Azotobacter dan bakteri Azozpirilium rhizobium berfungsi untuk membantu mengikat Nitrogen dari udara sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang mengandung Nitrogen sampai 10 s/d 25 %., hal ini dikemukakan oleh Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata.

Penggunaan aspergillus berguna untuk melarutkan fosfat supaya mudah terserap oleh tanamam padi, dimana pupuk hayati ini sangat bagus untuk perbaikan tanah, karena pemberian pupuk pada tanaman tidak hanya sebagai tambahan nutrisi tanaman saja, tetapi juga berguna untuk ekosistem tanah itu sendiri. Sehingga dalam melakukan pemberian pupuk pada tanaman padi harus merata yaitu harus merata dari bagian atas sampai kebagian bawah.

Demikianlah cara menanam padi hidroponik verikultur yang bisa kita coba budidayakan di pekarangan rumah kita. Sehingga diharapkan agar cara menanam padi hidroponik verikultur  ini dapat berhasil panen dengan hasil baik disetiap rumah tangga. Dengan demikian masing masing rumah akan dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sendiri tanpa harus membeli. Jika serius untuk mempelajari cara menanam padi hidroponik verikultur ini, maka hasil panen padinya dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan yang cukup menjanjikan juga. Selamat mencoba, semoga sukses.