Cara menanam serai supaya panen bagus

cara menanam serai

 

Bagaimana cara menanam serai supaya panen bagus, akan kami bahas lebih lanjut dalam artikel ini dengan tujuan supaya dalam membudidayakan tanaman serai, kita dapat memperoleh hasil panen serai yang berkualitas dan hasil panen serai bagus. Tanaman serai dengan nama latin Cymbopogon Citratus, termasuk kedalam salah satu jenis tanaman rumput rumputan yang hampir sama dengan alang alang. Tanaman serai mempunyai batang yang terdiri dari beberapa pelepah daun yang berbentuk pipih, panjang dan mempunyai tekstur kasar serta tajam.

Serai termasuk salah satu jenis rempah rempah yang sering digunakan sebagai bumbu pelengkap dari masakan tradisional, demikian juga dengan jenis rempah rempah yang lain seperti pala, jahe dan merica. Tanaman serai sebenarnya berasal dari Sri Lanka dan India, namun demikian dengan berjalannya waktu maka tanaman serai ini sudah menyebar hingga ke Indonesia.

Dalam mencoba menanam serai maka kita dapat menentukan sendiri, apakah kita akan membudidayakan tanaman serai dalam skala kecil atau dalam skala besar, karena ini akan menentukan tujuan kita pada saat akan menanam serai. Apakah dalam membudidayakan tanaman serai ini, kita mempunyai untuk tujuan bisnis ataukah hanya untuk tujuan memenuhi kebutuhan dapur sendiri saja.

Pada awalnya dan sejak jaman dahulu, rempah rempah merupakan salah satu komoditi ekspor yang cukup diandalkan dan mempunyai nilai jual cukup tinggi. Serai merupakan salah satu jenis rempah yang paling sering dicari di pasaran. Tanaman serai mempunyai banyak jenis varietasnya dan varietas serai wangi merupakan salah satu jenis serai yang paling dikenal. Serai wangi  juga merupakan jenis varietas unggulan yang terbukti paling bagus jika kita budidayakan.

Baca juga : Cara menanam kemangi supaya daunnya lebat

Serai mengandung berbagai macam jenis Kandungan nutrisi, diantaranya adalah :

  • Sitrat
  • Sitronelol
  • Farnesol
  • Geraniol
  • Sitronelal
  • Terpinol
  • Mirsen
  • Sabinen
  • Beta kadinen
  • Elemol
  • Tripinil

Cara menanam serai dalam pot

Tanaman serai merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah kita tanam sendiri di rumah karena tanaman serai dapat kita tanam di pot dan tanaman serai dapat bertahan disegala macam cuaca baik pada musim hujan maupun pada musim kemarau. Namun demikian jika kita menanam serai dalam pot maka perawatan yang akan kita lakukan, akan lebih mudah dan biaya yang kita keluarkan untuk mulai menanam serai juga tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan menanam serai di lahan yang luas. Berikut tahap tahap dalam menanam serai dalam pot

1. Pemilihan bibit berkualitas

Bibit serai dapat kita peroleh dengan membeli pada saat kita belanja di pasar sayuran atau kita dapat menggunakan serai yang sudah tersedia di dapur kita. Serai tersebut dapat kita gunakan sebagai bibit untuk menanam serai. Cara memilih dan menyiapkan bibit serai yang berkualitas bagus adalah sebagai berikut :

  • Pilihlah serai yang sudah tua dan pastikan dongkol masih keras
  • Buka pelepah daunnya supaya dongkol terlihat
  • Potong daun serai dengan jarak 20 cm dari pangkal dongkol

Setelah itu tahap selanjutnya adalah kita mulai dapat melakukan penyemaian serai. Berikut cara penyemaian dongkol yang belum berakar :

  • Siapkan gelas atau tempat media lain dan pastikan tempat untuk media semai dalam kondisi bersih
  • Masukkan air bersih pada gelas atau tempat media lain
  • Masukkan bibit serai yang belum berakar kedalam tempat media semai yang sudah diisi dengan air
  • Simpan di tempat yang terkena sinar matahari dan bisa kita letakkan di dekat jendela rumah kita
  • Tunggu hingga akar dan tunasnya mulai tumbuh

Cara pembibitan tanaman serai dengan batang serai yang yang sudah tua dan sedikit berakar, berikut penjelasannya :

  • Siapkan bibit serai yang siap tanam yang dapat kita peroleh dari membelinya di toko pertanian atau dapat melakukan pembibitan sendiri.
  • Jika kita tidak mendapatkan bibit serai yang siap tanam, maka kita bisa membuat sendiri dengan cara membeli serai di pasar tradisional maupuan di swalayan dengan kondisi serai masih mempunyai sedikit akar.
  • Pilihlah serai yang layak untuk ditanam yaitu serai yang mempunyai ciri harum, masih segar dan mempunyai aroma khas yang masih tajam.
  • Siapkan tempat berupa baskom kemudian isilah baskom dengan air yang sudah dicampur  dengan root up atau zat perangsang akar.
  • Untuk media semai kita siapkan campuran antara pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1 : 1 kemudian masukkan ke dalam polybag berukuran sedang.
  • Buatlah lubang tanam pada media semai dengan kedalaman sekitar 5 cm kemudian tanamlah benih serai, tahap selanjutnya siramlah dengan menggunakan air pada setiap media tanah yang sudah mulai mengering, kemudian letakkan di tempat teduh.
  • Setelah benih tumbuh menjadi bibit dengan ketinggian antara 15-30 cm, maka bibit serai dapat kita pindahkan ke media tanam.
  • Pindahkan bibit serai dari media semai ke media tanam secara perlahan supaya tidak merusak akarnya, setelah itu tutup kembali lubang dengan tanah dan padatkan tanah tersebut.

2. Persiapan Media Tanam

Setelah bibit serai sudah dapat dipindahkan dari media semai ke media tanam maka terlebih dahulu kita mempersiapkan pot dengan ukuran sedang dan pilihlah pot yang berdiameter antara 50-70 cm. Untuk media tanam, kita dapat membuat sendiri yaitu berupa campuran dari pupuk kandang atau pupuk kompos dan tanah dengan perbandingan 2 : 1.

3. Pemindahan bibit serai

Setelah bibit serai sudah terlihat tumbuh tunas dan akarnya maka tahap selanjutnya adalah kita dapat memindahkan bibit serai dari media semai ke dalam media tanam utama yaitu dipindahkan kedalam pot. Biasanya pemindahan dari media semai ke dalam media pot dapat kita lakukan setelah 1 minggu masa penyemaian, setelah itu buatlah lubang pada media tanam kira kira 10 cm dalamnya dan masukkan bibit serai kemudian tutup kembali dengan tanah sambil dipadatkan tanahnya. Setelah itu siram media tanam dengan air supaya kondisi kelembaban tanah tetap terjaga.

Cara menanam serai di lahan

Jika kita mempunyai lahan yang luas dan akan membudidayakan tanaman serai dengan cara menanam serai dalam jumlah besar. Hal ini berarti bahwa tanaman serai yang akan kita budidayakan tadi, mempunyai tujuan untuk ladang bisnis kita, sehingga dalam pemilihan bibit serai yang berkualitas tentu saja sangat diperlukan supaya hasil panen serai yang diperoleh dapat lebih optimal. Berikut tahap tahap cara menanam serai pada lahan.

1. Pengolahan tanah

Jika kita akan menanam serai di lahan maka kita harus melakukan pengolahan tanah atau lahan terlebih dahulu yaitu dengan cara menggemburkan lahan yang akan kita gunakan unutk menanam serai. Menggemburkan lahan dapat kita lakukan dengan menggunakan cangkul dan setelah tanah menjadi gembur maka langkah selanjutnya adalah kita dapat membuat tegalan dengan tinggi kira kira 30 cm. Buatlah jarak antara tegalan yang satu dengan tegalan yang lain kira kira 50-70 cm, karena tegalan ini dibuat supaya dapat digunakan sebagai drainase yaitu supaya air tidak menggenang pada saat musim hujan.

Selanjutnya kita buat lubang tanam dengan ukuran 50x50x60 cm dan dilanjutkan dengan memasukkan pupuk dasar berupa pupuk kandang halus atau pupuk kompos sebanyak 1/3 lubang kedalam lubang tanam tadi, setelah itu kita siram lubang tanam dengan air bersih untuk mempercepat proses penyerapan pupuk kedalam tanah.

2. Penanaman bibit serai

Setelah selesai mempersiapkan media tanamnya maka bibit serai kita tanam dengan cara memasukkan 2 ruas bibit serai kedalam setiap lubang tanam, kemudian tutup kembali dengan tanah sambil dipadatkan tanahnya sampai ke pangkal pohon. Usahakan pada saat melakukan penanaman bibit serai, kita lakukan pada sore hari karena sore hari merupakan waktu terbaik untuk menanam serai.

3. Perawatan tanaman serai

Dalam menanam tanaman serai meskipun tanaman serai ini tahan terhadap segala cuaca, namun demikian perawatan tanaman serai tetap diperlukan, baik kita menanam serai didalam pot maupun menanam serai dalam lahan yang luas. Mengapa perawatan terhadap tanaman serai diperlukan, hal ini dilakukan supaya pertumbuhan tanaman serai dapat lebih optimal. Berikut beberapa jenis perawatan terhadap tanaman serai :

  • Penyiraman

Penyiraman terhadap tanaman serai dapat kita lakukan satu kali dalam sehari atau kita dapat menyesuaikan dengan kondisi lahan tanamnya. Apabila kondisi tanah terlalu kering maka kita dapat segera melakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban tanahnya tetap terjaga.

  • Penyulaman

Penyulaman terhadap tanaman serai sebaiknya kita lakukan setelah tanaman serai berusia satu minggu setelah masa tanam. Dalam proses penyulaman, kita dapat melakukan penggantian tanaman serai jika terdapat bibit serai yang pertumbuhannya lambat atau ada bibit serai yang gagal tumbuh.

  • Penyiangan

Penyiangan terhadap tananam serai berguna, agar proses pertumbuhan tanaman serai dapat lebih maksimal dan kandungan nutrisi yang terdapat pada tanah dapat terserap dengan sempurna oleh tanaman utama. Pembersihan gulma juga dapat kita lakukan dengan cara mencabut gulma maupun mencabut tanaman liar yang mengganggu dan tumbuh disekitar tanaman serai.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dapat kita lakukan dengan tujuan supaya pertumbuhan tanaman serai lebih lebat dan melimpah. Pemangkasan dapat kita lakukan setelah tanaman serai berusia kira kira 5-6 bulan setelah masa tanam dan pemangkasan kita lakukan terhadap daun yang sudah tua. Pemangkasan kedua dapat kita  lakukan setelah tanaman serai berusia satu tahun setelah masa tanam.

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan tanaman serai sehingga menjadi lebih  optimal dan supaya kesuburan tanaman tetap terjaga. Dalam pemupukan susulan ini, kita bisa menggunakan pupuk urea dengan dosis 50-100 kg/ha, KCL 100-200 kg/ha, dan ZA 200-300 kg/ha. Pemberian pupuk susulan ini dapat kita lakukan 3 kali yaitu pada saat tanaman serai berusia 4 minggu, 8 mingga dan 16 minggu setelah masa tanam.

4. Pemanenan serai

Pemanenan serai dapat kita lakukan setelah tanaman serai berusia kurang lebih 8-10 minggu setelah masa tanam. Pemanenan juga sangat  tergantung dari perawatan yang kita lakukan, apabila perawatan kita lakukan dengan baik maka pemanenan serai dapat kita lakukan semakin cepat Cara pemanenan serai yang benar :

  • Cabut beberapa tunas serai yang siap panen
  • Ikat serai dengan menggunakan tali dari bambu atau tali berbahan lain
  • Dalam melakukan pemanenan jangan mencabut tunas serai secara keseluruhan agar produksi serai semakin meningkat.
  • Pangkaslah daun serai yang sudah terlalu panjang dan yang sudah tua, supaya merangsang pertumbuhan daun serai baru.

Manfaat daun serai bagi kesehatan

Setelah kita memahami dan mengetahui bagaimana cara menanam serai yang benar, maka kita juga perlu mengetahui apa saja manfaat dari daun serai bagi kesehatan kita, selain dapat digunakan sebagai penyedap bumbu masakan tradisional. Berikut manfaat serai bagi kesehatan :

  • Membantu sistem pencernaan

Daun serai bermanfaat untuk melawan bakteri jahat yang terdapat pada saluran usus, jika kita mengkonsumsi daun serai secara rutin. Karena daun serai mempunyai kandungan anti mikroba.

  • Menurunkan kadar gula darah

Dengan meminum teh yang dicampur dengan serai maka dapat membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Mafaat lain dari ramuan ini adalah dapat membunuh racun yang terdapat pada pangkreas.

  • Menurunkan berat badan

Meminum teh yang dicampur dengan serai maka dapat membantu mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Manfaat lainnya adalah dapat menghasilkan efek diuretik supaya zat sampah serta racun keluar dari tubuh dengan cepat.

  • Untuk kesehatan kulit

Mengkonsumsi serai dapat memperlancar sirkulasi darah serta dapat membersihkan darah sehingga kita dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh darah kotor, seperti jerawat, bisul sehingga dapat membuat kulit kita menjadi lebih sehat dan bersih.

  • Mengatasi tekanan darah tinggi

Dengan meminum teh yang dicampur dengan serai secara rutin maka dapat menurunkan tekanan darah tinggi karena serai mempunyai kandungan potasium yang cukup tinggi.

  • Membantu menyembuhkan penyakit kanker

Dengan meminum rebuasan air daun serai maka akan dapat membantu mencegah tumbuhnya sel kanker jahat dalam tubuh. Hal ini karena serai mempunyai kandungan citral.

Demikianlah ulasan tentang cara menanam serai yang benar supaya tanaman serai dapat tumbuh subur dan dapat menghasilkan panen yang berlimpah. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.